Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA FAKULTAS PERTANIAN

FTAN UMJ
Berita

UMJ dan Kementerian ESDM Kaji Transisi Energi, Apa Kaitannya dengan Agribisnis?

UMJ dan Kementerian ESDM mengkaji dampak sosial ekonomi transisi energi terbarukan. Simak kaitannya dengan agribisnis serta pilihan kuliah di FTAN UMJ.

UMJ dan Kementerian ESDM Kaji Transisi Energi, Apa Kaitannya dengan Agribisnis?

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalui Pusat Studi Center for Energy Transition, Downstream Industrial Development, and Sustainable Development Studies (CENTRADIS) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk menyusun kajian mengenai dampak sosial dan ekonomi transisi energi pada subsektor ketenagalistrikan.

PKS ditandatangani oleh Direktur Pusat Studi CENTRADIS UMJ, Dr. Wajid Fauzi, M.PM., dan Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan ESDM, Ahmad Amiruddin, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU.

UMJ dan Kementerian ESDM Kaji Dampak Transisi Energi

Transisi energi merupakan proses perubahan menuju penggunaan sumber energi yang lebih berkelanjutan. Perubahan ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan lingkungan, tetapi juga dapat membawa dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat serta sektor yang menggunakan dan mengelola energi.

Karena itu, kajian yang dilakukan CENTRADIS dan Ditjen Ketenagalistrikan tidak hanya melihat perubahan dari sisi teknis. Kondisi masyarakat, kegiatan ekonomi, kebutuhan pemangku kepentingan, serta dampak kebijakan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam proses penyusunan kajian.

Menurut Dr. Wajid Fauzi, kajian yang melihat sisi sosial dan ekonomi dapat membantu menghasilkan kebijakan transisi energi yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca juga: Pembayaran Formulir Agribisnis FTAN UMJ: Rp100.000 dan Tahapnya

Peran CENTRADIS UMJ dalam Kajian Transisi Energi

CENTRADIS merupakan pusat studi di lingkungan UMJ yang menggabungkan riset, analisis kebijakan, pendidikan publik, dan kerja sama untuk membahas sejumlah persoalan pembangunan. Fokusnya antara lain transisi energi, pengembangan industri hilir, pembangunan berkelanjutan, transformasi ekonomi, serta persoalan yang berkaitan dengan teknologi, tata kelola, dan lingkungan.

Apa Kaitannya dengan Agribisnis?

Transisi energi memang tidak secara khusus membahas agribisnis dalam kerja sama ini. Namun, isu ini tetap relevan karena kegiatan produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi hasil pertanian juga membutuhkan energi.

Perubahan kondisi energi dapat ikut memengaruhi biaya operasional, penggunaan teknologi, dan keputusan bisnis. Karena itu, mahasiswa Agribisnis perlu memahami bahwa bisnis pertanian juga dipengaruhi oleh kebijakan, teknologi, dan kondisi ekonomi di luar sektor pertanian.

Baca juga: Apakah Bisa Kuliah Sambil Bekerja di Jakarta Selatan? Cek Agribisnis

Mahasiswa Agribisnis Perlu Memahami Perubahan di Luar Sektor Pertanian

Mahasiswa S1 Agribisnis nantinya tidak hanya berhadapan dengan kegiatan produksi pertanian. Mereka juga dapat bekerja pada bidang pengelolaan usaha, pemasaran, pengolahan hasil, distribusi, perencanaan bisnis, hingga lembaga yang berkaitan dengan sektor pertanian.

Karena itu, kemampuan melihat hubungan antara kebijakan, biaya, teknologi, dan kegiatan usaha menjadi penting. Perubahan yang terjadi di satu sektor bisa saja memberikan pengaruh pada sektor lain yang memiliki hubungan dalam rantai bisnis.

UMJ Dorong Penelitian yang Bisa Mendukung Kebijakan

Dr. Wajid Fauzi menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah. Perguruan tinggi dapat memberikan hasil penelitian dan analisis, sementara pemerintah membutuhkan kajian sebagai salah satu bahan dalam menyusun kebijakan.

Dalam prosesnya, CENTRADIS juga didampingi Dr. Ir. Irfan Purnawan, S.T., M.Chem.Eng., IPM. selaku Sekretaris CENTRADIS, Nasyith Majidi, S.E. selaku Bendahara, serta tim kajian Ir. Gema Fitriyano, S.T., M.T., IPM. dan Ir. Prian Gagani, S.T., M.T.

Baca juga: Perkiraan Biaya Hidup Mahasiswa di Tangerang Selatan untuk Pekerja

Belajar Agribisnis dan Agroteknologi di FTAN UMJ

Perubahan teknologi dan ekonomi ikut memengaruhi dunia pertanian. Karena itu, mahasiswa perlu memahami pertanian bukan hanya dari sisi produksi, tetapi juga dari pengelolaan usaha, perkembangan teknologi, dan kebutuhan sektor pertanian.

Hal ini sejalan dengan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta (FTAN UMJ) yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan ilmu pertanian. FTAN UMJ resmi berdiri pada 20 September 1982 dan saat ini menyelenggarakan Program Studi Agribisnis dan Agroteknologi untuk menyiapkan lulusan yang profesional, berintegritas, berjiwa Islami, serta mampu mengikuti perkembangan sektor pertanian. Dengan tagline “Terkemuka, Modern, Islami”, FTAN UMJ memadukan pengembangan ilmu dan teknologi pertanian dengan nilai-nilai Islam.

Temukan Pilihan Kuliah S1 Agribisnis dan Agroteknologi di FTAN UMJ

Jika kamu sedang mencari pilihan kuliah di bidang Agribisnis dan Agroteknologi dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai program studi serta pilihan kuliah sambil kerja, kamu bisa mulai mencari informasinya melalui kelaskaryawan.id dan ftan.umj-jakarta.id. Ikuti juga Instagram Kelas Karyawan UMJ dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru seputar program dan kegiatan perkuliahan.

Sudah siap mengembangkan kemampuan di bidang pertanian sambil bekerja? Daftar kuliah secara online dan mulai langkahmu bersama FTAN UMJ. Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.